Minggu, 03 November 2013

Indonesia Masih Terus Impor Beras, Sebulan Capai Rp 306 miliar

Jakarta -Masuknya beras impor ke dalam negeri sepertinya belum dapat terelakan hingga saat ini. Buktinya dari waktu ke waktu, selalu ada peningkatan impor.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Senin (4/11/2013), ada 51 ribu ton beras yang diimpor pada bulan September atau senilai US$ 27 juta atau Rp 306,2 miliar.

Sementara bulan sebelumnya, impor beras tercatat 36 ribu ton atau US$ 19,1 juta. Jika diakumulasi selama 9 bulan (Januari-September), impor sudah mencapai 353.485 ton atau US$ 183,3 juta.

Beras impor sebenarnya datang tak jauh dari Indonesia. Terbesar impor berasal dari Vietnam, dengan volume pada bulan September 18 ribu ton atau US$ 11,1 juta.

Negara selanjutnya adalah India dengan laporan 24 ribu ton atau US$ 9,5 juta. Kemudian Thailand dengan 5297 ton atau US$ 4,1 juta, Pakistan sebesar 1.500 ton atau US$ 550 ribu dan negara lainnya sebesar 953 ton atau US$ 1,67 juta.




Sumber: detik.com - http://finance.detik.com/read/2013/11/04/072835/2402776/4/indonesia-masih-terus-impor-beras-sebulan-capai-rp-306-miliar?f990101mainnews 
Maikel Jefriando - detikfinance
Senin, 04/11/2013 07:28 WIB
 
 
 
 
Analisis: 
Saya sebagai warga negara Indonesia sangat prihatin sekali dengan kabar diatas yang memberitakan kalau dari waktu ke waktu impor beras untuk Indonesia tak terbendung. Dari data diatas disebutkan kalau yang  bulan September negara butuh mengeluarkan US$ 27 juta atau Rp 306,2 miliar untuk 51 Ton beras impor, sedangkan jika diakumulasikan dari Januari hingga September negara sudah mengeluarkan dana sebesar US$183,3 juta untuk 353.485 ton, tentu saja itu bukan dana yang sedikit. Ditambah lagi menurut informasi yang ada kalau negara pengimpor beras untuk Indonesia yang terbesar yaitu Vietnam yang jauh lebih kecil dari Indonesia. Menurut saya pemerintah harus serius menanggapi ini, pemerintah harus mengurangi impor beras terhadap negara lain, sehingga Indonesia belajar mandiri untuk tidak bergantung kepada negara lain, negara ini merupakan negara yang subur dan besar, tentu saja kaya akan beras dan bahan pangan lainnya. Saya berharap pemerintah memanfaatkan hal ini dan bahkan menjadikan negara ini menjadi negara pengekspor beras terbesar, karena Indonesia bisa melakukan hal tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar