Konsep Dasar sebuah warung internet (warnet) adalah sebuah tempat yang menyediakan akses infrastruktur internet dengan mode berbagi koneksi (shared) dan perangkat akses (PC) sehingga pengguna bisa mengakses internet dengan biaya yang lebih murah. Konsep dasar inilah yang bisa dikembangkan sesuai dengan kondisi masing-masing tempat.
Hampir tidak ada warnet yang identik, kecuali warnet tersebut adalah bagian dari sebuah jaringan usaha. Snappy dan Multiplus adalah jaringan warnet yang cenderung identik dan tidak berbeda antara satu outlet dan outlet lainnya. Kedua jaringan warnet tersebut memposisikan dirinya sebagai business center. Karena itulah, pengembangan konsep dasar warnet harus disesuaikan dengan karakter masing-masing tempat. Jika anda berkeinginan mendirikan usaha warnet, lakukanlah studi kecil-kecilan terlebih dahulu untuk mengetahui prospek usaha warnet anda.
Catatan penting yang harus diingat adalah: keberhasilan sebuah usaha tidak ditentukan oleh satu faktor saja, namun merupakan gabungan beberapa faktor. Faktor faktor yang menentukan tersebut terdiri dari faktor teknis, pelayanan, manajemen dan sosial budaya. Jangan mengecilkan ataupun terlalu menonjolkan salah satu faktor dan tidak memperhitungkan faktor lainnya. Kadang terjadi sebuah warnet didukung oleh faktor teknis yang mumpuni namun faktor pelayanan yang kurang dan manajemen yang tidak teratur akhirnya malah dijauhi oleh pelanggan.
Di bagian akhir buku akan diberikan profil pengusaha-pengusaha warnet yang berhasil dalam menjalankan bisnis-nya. Pembaca sekalian nanti bisa melihat bahwa walaupun berangkat dari teknologi yang sama (komputer dan internet) namun dengan konsep bisnis berbeda dan disesuaikan dengan kondisi setempat. Perlu di ingat bahwa keberhasilan sebuah konsep di satu tempat tidak menjamin keberhasilannya di tempat lain, pelajari keinginan pelanggan agar dapat mencapai keberhasilan bisnis warnet anda.
MANAJEMEN BISNIS WARNET
Perencanaan dan Studi Usaha
Perencanaan dan studi lapangan selalu diperlukan setiap kali kita ingin menjalankan sebuah usaha. Tidak peduli seberapa besar atau kecil sebuah usaha, perencanaan dan studi lapangan adalah sebuah hal yang mutlak. Hal yang sering terjadi adalah kegagalan sebuah usaha karena lemah pada perencanaan dan studi lapangan. Warnet, adalah sebuah usaha yang terlihat sederhana namun kenyataannya mulai dari perencanaan hingga pengelolaan warnet ternyata menuntut konsentrasi yang tinggi dari pelaku usaha warnet.
Studi Lapangan
Yang mana duluan, Perencanaan atau studi lapangan? Saya menyarankan supaya yang dilakukan adalah studi lapangan. Kita mulai dengan lokasi. Kita harus menentukan kriteria sebuah lokasi yang memenuhi syarat sebagai tempat yang sesuai untuk mendirikan sebuah warnet. mis:
- Carilah lokasi yang mudah diakses oleh calon pelanggan anda. Lokasi yang dilewati kendaraan umum atau tidak jauh dari akses kendaraan umum.
- Perhatikan di sekitar lokasi tersebut apakah terdapat komplek pemukiman penduduk, sekolah/universitas, Bank, Perkantoran, mini market. Kemampuan ekonomi adalah faktor yang menentukan. Sebuah lokasi yang terdapat faktor-faktor yang disebutkan di atas menunjukkan potensi sebuah lokasi untuk mendirikan warnet.
- Tersedia tempat parkir minimal bagi mereka yang menggunakan kendaraan sepeda motor. Jika tersedia tempat untuk parkir mobil akan lebih bagus.
- Bagaimana kondisi lokasi ketika malam hari? Apakah cukup terang? Ingatlah bahwa warnet umumnya beroperasi hingga malam hari, lokasi yang gelap akan membuat warnet anda tidak menarik dikunjungi.
- Cobalah mencari informasi tentang kondisi keamanan lokasi tersebut, jika tingkat keamanan lokasi tersebut rendah kemungkinan anda perlu biaya tambahan untuk faktor keamanan dan biaya asuransi.
Jika lokasi ideal (atau mendekati ideal) sudah didapatkan, maka kita lanjutkan dengan melakukan perencanaan usaha.
Perencanaan Usaha / Business Plan
Apa saja yang perlu direncanakan? Jawaban sederhana: semua
Rumusan umum dalam melakukan perencanaan usaha adalah sesederhana menghitung biaya investasi (capex), biaya operasional (opex), prediksi penghasilan kotor(bruto) dan bersih (netto), Waktu Titik Impas Investasi (Break Even Point) . Misalkan titik impas direncanakan adalah 2 tahun (=24 bulan) , maka rumusannya adalah sbb:
Bruto – (Opex + (capex/24)) = Netto
disini
- Bruto = penghasilan kotor selama 24 bulan
- Opex = biaya operasional bulanan (rata-rata)
- capex = biaya investasi
- netto = penghasilan bersih.
Ada dua pendekatan yang bisa kita gunakan dalam melakukan perencanaan usaha, yaitu berdasarkan nilai investasi atau berdasarkan kapasitas usaha yang diinginkan. Berdasarkan nilai investasi biasanya dilakukan jika modal yang tersedia sudah dipatok pada nilai tertentu. Mis: si A memiliki uang senilai Rp 70 juta dan dia ingin membuat warnet berdasarkan uang yang dimilikinya. Sedang berdasarkan kapasitas, si A merencanakan untuk membuat warnet dengan kapasitas 20 PC di sebuah lokasi yang sesuai dengan keinginannya. Kedua cara ini sah-sah saja digunakan tergantung modal ataupun keinginan anda. Tentu saja, sesuaikan rencana dengan konsep dan pasar yang dituju.
Tabel Perhitungan investasi dan biaya operasional
Ini adalah bagian yang menarik dalam panduan ini. Banyak sekali yang bertanya soal bagaimana menghitung investasi dan biaya operasional sebuah warnet. Dalam banyak hal, setiap lokasi memiliki keunikan tersendiri dalam perhitungan investasi dan operasional. Anda masih harus menyesuaikan lagi nilai-nilai yang dituliskan disini dengan kondisi di daerah anda.
Dibawah ini adalah contoh tabel investasi:
| No | Item | Qty | unit | Harga | Total |
| 1 | Sewa Tempat | 3 | tahun | Rp10,000,000.00 | $30,000,000.00 |
| 2 | Meja Client | 10 | Buah | Rp350,000.00 | Rp3,500,000.00 |
| 3 | Kursi Client | 10 | Buah | Rp200,000.00 | Rp2,000,000.00 |
| 4 | Kursi extra | 10 | Buah | Rp80,000.00 | Rp800,000.00 |
| 5 | Meja Kasir | 1 | Buah | Rp700,000.00 | Rp700,000.00 |
| 6 | Kursi Kasir | 1 | Buah | Rp200,000.00 | Rp200,000.00 |
| 7 | PC Client | 10 | unit | Rp4,999,000.00 | Rp49,990,000.00 |
| 8 | PC Billing | 1 | unit | Rp4,999,000.00 | Rp4,999,000.00 |
| 9 | Printer Billing | 1 | Buah | Rp1,500,000.00 | Rp1,500,000.00 |
| 10 | Printer Client | 1 | Buah | Rp2,000,000.00 | Rp2,000,000.00 |
| 11 | Scanner | 1 | Buah | Rp600,000.00 | Rp600,000.00 |
| 12 | LAN (perangkat + Instalasi) | 1 | unit | Rp4,000,000.00 | Rp4,000,000.00 |
| 13 | Modem ADSL | 1 | unit | Rp1,500,000.00 | Rp1,500,000.00 |
| 14 | Interior | 1 | unit | Rp5,000,000.00 | Rp5,000,000.00 |
| 15 | Kelistrikan | 1 | unit | Rp3,000,000.00 | Rp3,000,000.00 |
| 16 | Legal Formal (Ijin,bdn hukum) | 1 | unit | Rp2,000,000.00 | Rp2,000,000.00 |
| Total Investasi | Rp 111.789.000,00 |
Tabel Biaya Investasi
Tabel
investasi ini adalah contoh investasi untuk sebuah warnet dengan 10
client + 1 Billing. Kondisinya bisa berbeda untuk setiap daerah, karena
itu sesuaikan kuantitas dan kualitas tabel sesuai dengan kondisi yang
anda hadapi.Untuk biaya operasional, contohnya adalah sbb:
| No | Item | Qty | unit | Harga | Total |
| 1 | ISP | 1 | unit | Rp1,750,000.00 | $1,750,000.00 |
| 2 | SDM | 3 | orang | Rp800,000.00 | Rp2,400,000.00 |
| 3 | PLN | 1 | unit | Rp1,250,000.00 | Rp1,250,000.00 |
| 4 | Perawatan | 1 | unit | Rp150,000.00 | Rp150,000.00 |
| 5 | Telepon | 1 | unit | Rp100,000.00 | Rp100,000.00 |
| 6 | ATK | 1 | unit | Rp200,000.00 | Rp200,000.00 |
| 7 | Amortisasi | 1 | unit | Rp3,105,250.00 | Rp3,105,250.00 |
| 8 | Promosi | 1 | unit | Rp200,000.00 | Rp200,000.00 |
| Biaya Operasional | Rp9.155.250,00 |
Tabel Biaya Operasional
Perhatikan
tabel di atas, pada baris no. 7 ada biaya Amortisasi. Biaya amortisasi
adalah angka yang dihasilkan dari membagi total investasi dengan lama
(bulan) pengembalian modal. dalam contoh di atas, amortisasi dihitung
dengan membagi Rp 111.789.000,- dengan 36 bulan (masa kontrak 3 tahun)
sehingga memunculkan angka Rp 3,105,250/bulan. Biaya Operasional
riilnya adalah: Rp 9.155.250 – Rp 3.105.250 = Rp 6.050.000Artinya, batas paling bawah/minimum penghasilan bulanan warnet tersebut adalah Rp 6.050.000, namun minimum disini berarti masih merugi. Agar tidak merugi, maka batas bawah penghasil perbulannya haruslah minimal di Rp 9.155.250. Jika penghasilan bulanannya di atas angka Rp 9.150.250, barulah warnet tersebut dikatakan meraih keuntungan.
Perhitungan ini sangat penting, sebab akan menentukan nasib warnet anda di akhir masa kontrak. Anda dituntut agar investasi yang telah ditanamkan (minimal) dapat kembali ( BEP/Impas). Jika anda ingin masa kontrak anda diperpanjang atau pun memperbaharui investasi (mis: pengadaan PC baru) maka uang yang digunakan adalah uang simpanan dari amortisasi tersebut di invest ulang.
Investasi telah kita susun, biaya operasional juga telah di perkirakan. Terakhir adalah menentukan harga modal. Harga modal disini, berarti batas dimana harga tersebut belum memiliki keuntungan. Dengan perhitungan yang tepat kita dapat mengetahui harga modal kita, contoh nya sebagai berikut:
Variabel yang kita miliki adalah:
| 1 | Total Investasi / Capex | Rp111,789,000.00 | |
| 2 | Biaya Operasional / Opex | Rp9,155,250.00 | |
| 3 | Masa Sewa | 36 | |
| 4 | Hari Operasional / bln | 29 | |
| 5 | Efisiensi | 8 | |
| 6 | Jumlah PC | 10 | |
rumus mendapatkan nilai harga modal adalah:
(( Investasi/Masa Sewa )+ Biaya Operasi Riil )/(Masa Operasi x Efisiensi x jumlah PC) = harga modal
Untuk contoh kasus di atas, maka perhitungannya adalah:
((Rp 111.789.000/36)+ Rp 6.050.000)/(29x 8 x 10 ) = Rp 5.285,-
Jika margin yang ingin diperoleh adalah 20% maka harga jualnya adalah: Rp 6.350/jam
LAYANAN WARNET
Layanan Utama warnet tentunya adalah: akses internet. Tanpa akses internet maka namanya bukan warnet lagi
Namun,
jangan menyampingkan layanan lain untuk menunjang layanan internet,
sebab bisa jadi justru layanan penunjang ini akan sangat membantu
keberhasilan warnet anda. Dalam beberapa kasus, beberapa warnet malah
mendapatkan hasil yang lebih dari layanan penunjang tersebut dibanding
layanan utamanya (akses internet). Beberapa layanan penunjang tersebut
adalah:Pelayanan Penunjang Dasar.
- Pengetikan
- Pencetakan
- Pemindaian
- Edit Foto Sederhana
- Peng-unduhan berkas
- Pembakaran berkas ke CD/DVD
Pengetikan
Perlu dicatat adalah: layanan pengetikan biasanya membutuhkan perhatian khusus dari Operator sehingga dapat mengganggu tugas operator lainnya. Pertimbangkan memiliki operator khusus pengetikan jika warnet anda sering mendapatkan pemesanan pengetikan dalam jumlah halaman yang banyak.
Pencetakan
Layanan pencetakan juga adalah layanan penunjang yang bisa memberikan penghasilan yang cukup. Pengalaman penulis dalam memberikan layanan pencetakan sampai pada kesimpulan bahwa kombinasi perangkat cetak yang digunakan sebaiknya terdiri dari perangkat cetak Laser untuk layanan cetak hitam putih cepat berkualitas tinggi serta perangkat cetak inkjet untuk layanan cetak berwarna.
Pemindaian
Harga pemindai yang layak pakai saat ini cukup murah, berkisar Rp 500.000-an sudah mendapatkan perangkat pemindai yang cukup untuk digunakan sehari-hari di warnet. Mengerti teknik memindai yang baik dan menyesuaikan tipe dokumen yang dipindai ( teks, foto hitam putih, foto warna, majalah ) akan membantu menghasilkan berkas pindai yang efisien dan sesuai kebutuhan. Tidak semua hasil pindai harus dengan kerapatan DPI tinggi. beberapa berkas cukup dengan 100dpi. DPI tinggi akan meningkatkan ukuran berkas sehingga menggunakan kerapatan DPI tinggi akan menyulitkan peng-unggahan berkas tersebut ke internet.
Edit Foto Sederhana
Layanan ini adalah keturunan dari layanan pemindaian atau kadang sudah termasuk didalam layanan pemindaian itu sendiri. Tetapi perlu dipertimbangkan untuk layanan ini jika pelanggan warnet anda membawa berkas foto-nya sendiri untuk diminta di edit bukanlah berkas hasil pemindaian di warnet. Bagi mereka yang memindai di warnet sebaiknya layanan edit foto ini sudah termasuk didalamnya.
Pengunduhan Berkas
Ingat dengan Buku Sekolah Elektronik (BSE)? Situs BSE adalah salah satu situs yang memberikan warnet peluang memberikan layanan pengunduhan berkas. Berkas yang di unduh dari situs BSE dapat dikemas dalam satu keping CD dan bisa dijual kepada pelanggan warnet yang berminat menghemat waktu dan uang yang dibutuhkan untuk mengunduh. Warnet dapat menggunakan jam tutup warnet dimana bandwidth tersedia tanpa mengganggu pelanggan warnet.
Pembakaran berkas ke CD/DVD
Layanan ini juga merupakan turunan dari layanan pengunduhan berkas. harga CD/DVD yang murah dan kapasitas besar adalah hal yang menarik untuk dimanfaatkan. Pisahkan antara layanan Pembakaran berkas ke CD/DVD dengan layanan Pengunduhan berkas agar pelanggan warnet dapat memilih apakah menggunakan CD/DVD sebagai media simpan atau menggunakan FlashDisk yang saat ini sudah menggantikan floppy disk sebagai media simpan.
PERANGKAT KERAS & LUNAK
Perangkat Keras
Perangkat keras apa saja yang dibutuhkan di warnet? Saya membaginya atas beberapa kategori, yaitu:
- Perangkat Komputer
- Perangkat Jaringan
- Perangkat Kelistrikan
Perangkat Lunak apa saja yang diperlukan di warnet? Pertanyaan seperti ini gampang-gampang susah. Meskipun demikian, kita bisa menyederhanakan perangkat-perangkat lunak tersebut ke dalam beberapa kategori untuk memudahkan kita dalam menyusun daftar perangkat lunak apa saja yang diperlukan.
Sebagai awal, saya membagi dua kebutuhan perangkat lunak, yaitu untuk di Server dan di Komputer Pengguna. Kemudian dari pembagian tersebut saya susun lagi menjadi beberapa kategori perangkat lunak yaitu:
- Sistem Operasi
- Internet
- Perkantoran
- Multimedia
- Grafis
- Tools dan Security
- Billing System
Koneksi internet termasuk bagian yang vital bagi pengusaha Warnet. Mutu koneksi akan menentukan apakah pelanggan anda akan setia atau pergi meninggalkan anda. Disini diperlukan perhitungan matang antara kenyamanan (koneksi yang bagus), biaya yang diperlukan dan tentunya kemampuan finansial pengguna. Jika berpatokan pada satu sisi saja, maka tentunya kita akan menggunakan koneksi internet berkapasitas tinggi sehingga kenyamaman berselancar semakin baik, tapi apakah harganya terjangkau oleh pengguna kita? Sisi lain juga perlu dipertimbangkan adalah koneksi apa saja yang tersedia di lokasi warnet kita dan apakah koneksi tersebut bisa digunakan di warnet.
Ditinjau dari sisi teknologi yang digunakan, maka cuma ada dua jenis koneksi yaitu:
- Koneksi berteknologi kabel (wire)
- Koneksi berteknologi nirkabel (wireless)
Untuk koneksi berteknologi kabel, maka pilihannya adalah:
- ADSL; contoh: telkom speedy
- DSL atau juga dikenal dengan istilah cable modem; contoh: First Media
- FiberOptic; contoh: Biznet
- Dial-Up; contoh: telkomnet instan. Teknologi ini sudah cukup “kuno” dan hampir pasti telah ditinggalkan oleh pengelola warnet.
Saat
ini teknologi kabel yang paling banyak digunakan adalah yang berbasis
ADSL. Selain karena jangkauan yang luas, harganya cukup terjangkau.
Sayangnya mutu koneksi ini sangat bervariasi dari satu daerah dengan
daerah lainnya. Sehingga tidak jarang mengakibatkan warnet memilih
teknologi lainnya dalam penyediaan koneksi internet, walaupun berakibat
biaya bulanan yang lebih tinggi.
Selain teknologi kabel, maka teknologi nirkabel yang bisa dimanfaatkan warnet adalah:
- Wifi/Microwave; Teknologi ini umum digunakan oleh PJI (penyedia jasa internet) dimana suatu lokasi tidak terdapat fasilitas untuk menggunakan teknologi kabel. Kelebihan teknologi ini adalah cukup terjangkau bagi yang menggunakan frekuensi tanpa lisensi (2,4GHz / 5,8GHz). Namun bagi yang memanfaatkan frekuensi tersebut harus memperhitungkan keterbatasan teknologi dan ketersediaan sumberdaya frekuensi dimana jika banyak pengguna maka kualitas koneksi akan menurun secara drastis. Ini bisa diatasi dengan menggunakan frekuensi berlisensi yang tentunya dengan biaya lebih tinggi.
- 3G/CDMA; Dalam kondisi darurat, dimana hanya koneksi melalui operator GSM/CDMA yang tersedia, maka koneksi 3G dan CDMA bisa dimanfaatkan. Namun penulis menyarankan untuk segera mencari pilihan lain berhubung koneksi 3G/CDMA dirancang untuk penggunaan pribadi, bukan untuk penggunaan kapasitas tinggi seperti warnet.
- VSAT; teknologi ini memanfaatkan satelit komunikasi sebagai media koneksi. Kelebihan koneksi ini adalah dapat ditempatkan dimanapun selama antena parabola dapat mengarah ke satelit komunikasi. Koneksi ini biayanya cukup mahal dan hanya disarankan pada lokasi dimana tidak ada pilihan selain menggunakan koneksi VSAT.
Demikianlah Tips- tips Untuk Teman- teman yang ingin mencoba berbisnis Warnet. selamat mencoba :)
sumber: http://irwinday.web.id/panduan-bisnis-warnet/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar